Brown Canyon, Hunting Foto Seru di Semarang

Amerika boleh punya Grand Canyon, Pangandaran punya Green Canyon, namun tak jauh dari Semarang ada juga yang mirip mirip dengan itu. Disebut dengan Brown Canyon, berada di sebelah timur Kota Semarang, sebelah timur Klipang, atau tepatnya 2 KM sebelah selatan TVRI Jawa Tengah, Pucang Gading Demak.

Grand CanyonFoto Instagram @faridbrawijaya

Brown Canyon Semarang

Sejatinya Brown Canyon adalah bekas tambang galian C, yang mayoritas berupa penambangan tanah urug dan juga batu. Lokasi penambangan ini sudah berumur lebih dari 10 tahun. Tampaknya tambang ini adalah resmi, karena saat kita berkeliling dengan membawa kamera SLR dan memotret di banyak sisi area ini, petugas keamanan mengijinkannya.

Bagaimana terbentuknya relief relief dan tanah seperti patung di Brown Canyon ini? Struktur tanah yang bervariasi menyebabkan relief relief bekas galian membentuk pola pola struktur tertentu. Sedang kan beberapa bagian tanah sangat keras sehingga peralatan tambang yang lama, berupa standar back hoe excavator (begu, demikian pekerja biasa menyebutnya) tidak mambu menembus atau mengambil tanah yang keras, sehingga sebagian tanah dibiarkan namnun diambil sekelilingnya, maka terbentuklah tanah yang menjulang tinggi.

Bekas Tambang Brown Canyon

Brown Canyon

Brown Canyon Demak

Tebing Curam Brown Canyon

Pagi dan sore hari adalah waktu yang tepat jika menengok Brown Canyon ini, karena siang hari sangat panas dan tandus serta banyak sekali debu beterbangan. Dan jangan lupa menggunakan kendaraan dengan ground clearance yang cukup tinggi.

Bagaimana rute menuju Brown Canyon ini?
Ada berbagai rute yang bisa dipilih. Rute yang paling mudah diingat merupakan rute yang paling sulit medan jalannya. Dari jalan Majapahit menuju Fatmawati (Pedurungan Semarang Timur). Setelah sampai RSUD Ketileng, belok kiri hingga kompleks perumahan Klipang. Jika telah sampai Klipang Golf, terus hingga melalui 2 jembatan baru, terus saja, lalu belok kanan. Sampai di sini jalan masih mulus, mulai dari sini hingga ke lokasi sekitar 2 km, jalannya sangat rusak, bergelombang dan banyak batunya. Banyak truk truk pengangkut tanah urug, pasir atau padas dari titik ini, ikuti saja jalur ini hingga sampai lokasi.